Bijak dalam Berbahasa

Bijak dalam Berbahasa

Pemakaian yang mana


Yang mana atau yang? Bentuk yang mana sering digunakan alih-alih bentuk yang. Contohnya seperti berikut ini.
  1. Peminjaman akan dikenai denda untuk buku yang mana tidak dikembalikan setelah dua minggu masa pinjam.
Penggunaan bentuk yang mana semacam itu salah. Kalimat yang benar untuk mengungkapkan hal itu adalah sebagai berikut.
  1. Peminjaman akan dikenai denda untuk buku yang tidak dikembalikan setelah dua minggu masa pinjam.
Jadi, di sini kita hanya menghilangkan kata mana dan cukup menggunakan kata yang. Kata yang itu berfungsi menghubungkan kata benda buku dengan bagian selanjutnya. Agak aneh lagi contoh berikut ini.
  1. Pemerintah akan membangun sebuah jembatan yang mana jembatan itu dapat menghubungkan kedua daerah itu.
Mengapa kata jembatan diulang lagi? Tampaknya yang harus dihilangkan dari kalimat itu tidak hanya yang mana, tetapi juga kata jembatan yang kedua sehingga kalimatnya menjadi kalimat (4) berikut ini.
  1. Pemerintah akan membangun sebuah jembatan yang dapat menghubungkan kedua daerah itu.
Janganlah dilupakan bahwa kata yang itu merangkaikan dua gagasan yang di dalamnya memuat unsur yang sama. Kalimat itu berisi dua gagasan, yakni Pemerintah akan membangun sebuah jembatan dan jembatan itu menghubungkan kedua daerah itu. Di sini ada bentuk yang sama, yakni jembatan. Sesudah dirangkaikan dengan kata yang, unsur yang sama itu tidak diulang lagi. Penggunaan di mana yang Tepat Penggunaan bentuk di mana secara tepat terlihat pada contoh berikut.
  1. Di mana rapat itu diselenggarakan?
  2. Kitalah yang harus menentukan di mana rapat itu diselenggarakan.
Di sini bentuk itu dipakai sebagai kata tanya tentang tempat pada sebuah kalimat tanya atau sebagai kata penghubung yang menyatakan tempat, tetapi bukan perangakai antara kata benda pewantasnya. Kita melihat bahwa pada contoh (1) dan (2) di depan bentuk di mana tidak terdapat kata benda. Pemakaian Bentuk yang mana yang Benar Pemakaian bentuk yang mana secara tepat terlihat pada contoh berikut.
  1. Kelompok kerja Anda yang mana?
  2. Dia belum tahu baju yang mana yang akan dipakainya.
Dari contoh-contoh itu dapat kita lihat bahwa yang mana itu digunakan untuk bertanya atau membuat pertanyaan yang mengandung pilihan. Pertanyaan dalam kalimat (1) dibuat oleh orang yang mengetahui bahwa ada beberapa kelompok kerja dan ia ingin mengetahui kelompok kawan bicaranya. Pernyataan dalam kalimat (2) mengandung pengertian bahwa ada beberapa baju yang dapat dipakai, tetapi pemakaianya belum dapat menentukan pilihannya. Beberapa kasus pemakaian bentuk di mana yang salah memang dapat dikatakan dipengaruhi bahasa asing, yakni orang menggunakan bentuk itu karena di dalam kalimat bahasa Inggris, misalnya, digunakan kata where pada konstruksi tertentu. Apakah pemakaian yang mana yang salah selalu disebabkan oleh pengaruh bahasa asing? Agaknya bukan itu penyebab utamanya. Kesalahan itu terjadi karena orang tidak mau membedakan fungsi yang dan yang mana. Bentuk yang digunakan sebagai perangkai kata benda dengan keterangan pewatasnya adalah yang, bukan yang mana. Perhatikan contoh berikut.
  1. meja yang kecil bukan meja yang mana kecil
  2. pendidikan yang memadai bukan pendidikan yang mana memadai
Kadang-kadang ditemukan pemakaian yang mana yang memang tidak dapat digantikan dengan yang seperti terlihat pada contoh berikut.
  1. Koperasi ini harus berjalan dengan baik yang mana kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
  2. Ekspor udang meningkat terus yang mana negara tujuan ekspor pun kian bertambah.
Dengan menggunakan kata yang cocok untuk menggantikan bentuk yang mana, kalimat di atas dapat lebih mudah dipahami. Perhatikanlah hasil perbaikan berikut.
  1. Koperasi ini harus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
Ekspor udang meningkat terus dan negara tujuan ekspor pun kian bertambah.

Terima kasih telah berkunjung ke blog Bahasa Indonesia Ayo Baca ini. Silakan berkemontar di bawah ini dengan bahasa yang sopan jika anda suka tolong klik tombol suka atau share (berbagi). Marilah saling membangun para blogger.

0 comments:

Post a Comment

Saya

Saya